Update Terkait Kasus Begal Paha Di Paluta, Kuasa Hukum: Bantah Tudingan Yang Menyudutkan Kliennya!

Spread the love

KONTRAS INDEPENDENT MEDIA SARANA RESTORASI DAN INFORMASI PUBLIK

Kontrasindependent.com-Paluta, Update Kasus memilukan yang menimpa EF Boru Harahap (37) oknum bidan yang mendapatkan perlakuan tak senonoh saat akan membantu warga Dikabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) malah diduga sengaja dipolitisir oleh oknum oknum yang diduga ingin memanfaatkan situasi Dimana dalam narasi tersebut EF Harahap dikatakan berdomisili di Desa Bakkudu dan penganiayaan dilakukan secara bersama sama, Selain itu Oknum terduga Pelecehan tersebut fasca kejadian ditinggalkan istrinya, Yang punya kebun tempat terduga dikatakan memecat terduga J karena pemilik kebun masih family EFH.ujar Kuasa Hukum EFH, M Ghamal.SH bersama rekan nya Alwi Akbar Ginting.SH Kepada wartawan. Jum’at (19-05-23)

Dari sekian narasi yang diduga sengaja digiring untuk mengelabui Publik, dibantah dengan tegas oleh Kuasa Hukum EFH, Amin M Ghamal.SH bersama rekan nya Alwi Akbar Ginting.SH

“EFH itu warga jalan Merdeka, Lingkungan V, Pasar Gunung Tua, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta. Jadi EFH tidak benar berdomisili di Desa Bakkudu. Dituding melakukan penganiayaan bersama sama, Sementara Sesuai keterangan klien saya, Tidak ada suami dan saudara nya memukul terduga pelecehan,”katanya

Lebih lanjut Amin M Ghamal Siregar.SH yang didampingi rekan nya Alwi Akbar Ginting.SH mengatakan bahwa sesuai pengakuan saudaranya EFH, Siterduga sudah lama ditinggalkan istrinya jauh sebelum kejadian memalukan itu dan pemilik kebun tempat siterduga bekerja tidak benar family EFH

Ditempat yang sama Alwi Akbar Ginting.SH mengatakan sebenarnya tidak terpengaruh dengan narasi yang di hembuskan, Karena apa pun itu tidak akan mempengaruhi fakta fakta hukum nantinya

“Saya percaya penyidik Polres Tapsel itu profesional dan saat ini kita fokus terhadap laporan klien kita EF Boru Harahap yang ditangani Unit PPA Polres Tapsel,Pesanku buat rekan rekan sebelum melakukan sesuatu itu sebaiknya kita gunakan hati nurani, “katanya

Sementara itu salah satu warga yang tinggal di sekitaran tempat kejadian perkara yang namanya enggan di publikasikan awak media ini mengakui bahwa siterduga J sudah hampir kurang lebih 1 tahun ditinggalkan oleh istrinya

“Istri nya sudah lama minggat bang namun apa masalah nya saya kurang tau,”katanya

Hal yang sama juga dikatakan oleh ECH saudara kandung EFH saat di hubungi awak media ini, Dia juga dengan tegas membantah seluruh narasi yang dinilai menyudutkan EFH

“Saya sudah baca berita mereka itu, Tidak ada yang benar yang mereka bilang itu bang, dan saya berharap semoga, Anak,Istri dan saudari perempuan mereka tidak mengalami apa yang dialami oleh kakak saya,”katanya dengan suara bergetar diujung telpon.(BR)

publisher Viansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *