Kejari Padang Sidimpuan Terima Berkas Perkara Penganiayaan Mantan Ketua DPW Partai PAN Sumut!

Spread the love

KONTRAS INDEPENDENT MEDIA SARANA RESTORASI DAN INFORMASI PUBLIK

Kontrasindependent.com-Padangsidimpuan, Pada hari Rabu tanggal 17 Mei 2023 sekira pukul 15.00 wib, Kejaksaan Negeri Padang Sidempuan melalui Petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) telah menerima Berkas Perkara Penganiayaan an. AFD, dkk

Dimana, Mereka AFD dan dkk disangkakan melanggar pasal 170 Ayat (1) ke 1e dan atau Pasal 351 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke 1 e KUHPidana. Bahwa berkas tersebut diserahkan langsung oleh pihak kepolisian Polres Padang Sidempuan.ungkap”Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padangsidimpuan, Jasmin Simanullang”

Bahwa berkas perkara a quo tersebut berdasarkan SPDP Nomor: SPDP/20/II/2023/Satreskrim Tanggal 22 februari 2023 dan Surat Perintah Penunjukan Penuntut Umum (P16) Nomor: PRINT 177/L.2.15/Eoh.1/03/2023 tanggal 02 Maret 2023. Adapun Jaksa Peneliti dalam perkara tersebut adalah Sulaiman Harahap, S.H. dan Sri Mulyati Saragih, S.H., M.H.

Bahwa adapun tersangka dalam perkara tersebut adalah AFD yang merupakan Mantan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera Utara periode 2019-2024 Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2019-2024 , AP, BM, dan ER.”ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padangsidimpuan, Jasmin Simanullang”

Adapun kronologis kejadian penganiayaan tersebut yaitu pada hari Jumat tanggal 17 Februari 2023 sekira pukul 22.20 wib bertempat di Lantai 2 Hotel Mutiara Jl. H. T. Rijal Nurdin Kel. Padang Matinggi Kec. Padang Sidempuan Selatan Kota Padang Sidempuan, Tersangka AFD, AP, BM, dan ER secara bersama-sama telah melakukan penganiayaan terhadap korban RWS hingga mengakibatkan luka pada korban. Tutur”
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padangsidimpuan, Jasmin Simanullang”

Sebelumnya diberitakan dibeberapa media, bahwa Ahmad Fauzan ditetapkan sebagai tersangka Oleh Polres Padang Sidimpuan dalam kasus dugaan penganiayaan. Penetapan tersangka itu berangkat dari laporan Riduwan Putra Saleh yang mengaku ditendang Fauzan.

Insiden perkelahian antara Fauzan dan Riduwan Putra disebutkan terjadi pada 17 Februari 2023 saat bertemu di Musyawarah Wilayah Muhammadiyah Sumut di Kabupaten Padangsidimpuan.

Dalam laporannya, Riduwan melaporkan Ahmad Fauzan dan tiga orang lainnya. Riduwan menyebut sebelum kejadian itu, dirinya sempat dicegat oleh sejumlah orang saat akan masuk ke ruangan acara.

Saat itu, mereka menanyakan alasan Riduwan datang ke acara tersebut. Menurut Riduwan, orang yang mencegatnya itu adalah anggota dari Ahmad Fauzan.

Mereka sempat berdebat, hingga akhirnya Fauzan keluar dari ruangan dan menendang Fauzan. Riduwan juga mengaku didorong oleh Fauzan. Setelah itu, sejumlah orang yang ada di lokasi itu menghajarnya dari belakang.

Riduwan mengaku tidak tahu pasti alasan Fauzan menganiaya dirinya. Menurutnya, dia tak punya masalah dengan Fauzan.(BR)

Publisher: Riyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *