Perseteruan Antar Ponakan dan Bibik Berujung Damai

Bay foto Utsman : Pelaku dan Korban saat lakukan perdamaian di saksikan Kanit Reskrim Bantur.

www.kontrasindependent.com Malang- Perseteruan antara ponakan dan Bibik hingga terjadi penganiayaan ahirnya berujung damai di tengahi oleh Kanit Reskrim Polsek Pagelaran Kamis 12 Mei 2022.

Khoirul Amir warga Dusun Gampingan Kec. Bantur berapa pekan lalu telah menerima penganiayaan oleh bibik dari istrinya perkara warisan tanah sempat di laporkan ke polsek Pagelaran akhirnya berujung damai.

Kronologis kejadian berawal dari hak waris bagian istrinya Khoirul Amir yaitu Nur Febri Pratiwi
yang awalnya di garap oleh bibiknya atas nama Nasipah Warga Desa Sidorejo Kec. Pagelaran Kab. Malang, setelah cekcok sampai terjadi penganiayaan hingga di laporkan ke kanit reskrim polsek Pagelaran. Dari laporan tersebut Kanit Reskrim melakukan pemanggilan di lakukan klarifikasi keterangan antara korban dan pelaku.

Aiptu Agus Subakti selaku kanit Reskrim sebelum perkara naik ke pengadilan di lakukan Restorative Justice yang di saksikan oleh Kamituwo Sahud, Khoirul Amir selaku Suami dari Ahli Waris Nur Febri Pratiwi dan dari awak media www.kontrasindependent.com.

Dalam Penyelesaian perkara tersebut Kamituwo Sahud juga sedikit memberikan kesaksian bahwa sejarah Perkara Tanah milik Keluarga besar H.mukmin / pak satimin mengerti oleh karenanya Kamituwo selaku perangkat Desa Sidorejo ikut menengahi permasalahan tersebut agar pertikayan antar keluarga tidak terjadi kembali.

“Dari surat perjanjian yang di tanda tangani pihak pelaku dan korban disaksiakan pihak kepolisian dan perangkat Desa,bila mana suatu saat nanti ada yang melakukan kekerasan dan penganiayaan kembali maka proses hukum akan berlanjut,” Ujar kanit Reskrim dan Kamituwo.(Utsman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *