Warga Desa Sukorejo Laporkan !!!Dugaan Pungli UMKM

www.kontrasindependent.com – Tirtoyudo Malang Jawa timur – 12 Maret 2022 – Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM merupakan bantuan pemerintah yang ditujukan untuk membantu para pelaku UMKM. Adapun bentuk bantuannya sendiri berupa modal usaha sebesar Rp 1,2 juta/orang. Bantuan ini juga lazim disebut sebagai Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).Program Pemerintah UMKM yang di berikan kepada masyarakat guna menumbuhkan perkembagan perekonomian keluarga dalam jenjang menjalani kehidupan sehari-hari,UMKM juga sangatlah membantu Masyarakat dalam menumbuhkan kepercayaan diri di saat Negara dalam keadaan Pandemi Covid-19 yang berdampak sulitnya mencari Nafkah untuk pembiayaan Hidup dalam keluarga.

Terkait dengan Bantuan Langsung Tunai Usaha Mikro Menengah (BLT UMKM), masih saja ada oknum yang tidak mengindahkan peraturan yang sudah ditentukan Presiden, dengan memperdagangkan program tersebut demi keuntungan pribadi Juga berdalih untuk Administrasi yang lazim agar proses pencairan mudah juga ke depan nya tidak adalagi hambatan, Modus dari dugaan pungli yang kerap di lakukan oleh jaringan yang teroganisir ini sangatlah efektif hingga masyarakat rela memberikan uang setelah pencairan UMKM dengan jumlah yang ber fareatif dengan Nominal yang berbeda-beda.

dari kejadian tersebut sangatlah di sayangkan dan sangat merugikan masyarakat penerima BLT UMKM apalagi modus dari pembayaran administrasi yang di wajibkan oleh para oknum yang memperkaya diri sendiri.

Hal itu dirasakan oleh warga Desa Sukorejo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur, sebut saja namanya MR penerima BLT UMKM yang harus membayar uang administrasi sebesar Rp 300.000,00 setalah pencairan dana Rp 1.200.000,00, sehingga MR hanya menerima uang sebesar Rp 900.000,00.

Adanya pemotongan Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT), Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tahun 2021, sebesar Rp.300.000 (Tiga ratus Ribu Rupiah), yang dilakukan oknum masyarakat Wajak kabupaten Malang yang berinisial St terhadap MR ini patut di pertanyakan …. ???

Menurut keterangan MR selaku penerima bantuan UMKM dirinya dipaksa membayar administrasi Rp 300.000 (Tiga ratus ribu rupiah), saat pencairan dana UMKM oleh oknum yang berinisial “VL”asal warga Desa Wono Agung Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur selaku calo dari St yang berdalih untuk potongan biaya administrasi karena pendaftaran bantuan UMKM tersebut melalui jalur kusus.Sementara St (Pelaku) yang saat itu dihubungi MR (Penerima BLT UMKM ) melalui via Whatshap menekan bahwasanya penerima wajib membayar uang administrasi bantuan Dana UMKM, ” Kita disini melakukan dengan jalan pintas, kenapa masih mau minta rincian, sudah buruan segera transfer saja, jangan bikin mengurangi kepercayaan kami,”Jelas St.

Kini MR telah melaporkan kejadian tersebut terkait Dugaan Pungutan liar dana BLT UMKM Ke APH sektor Tirtoyudo Kabupaten Malang untuk di Proses secara hukum dan juga menyerahkan penuh atas perkara yang menimpa MR,(Munir).






Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *