Wali Kota Malang di Somasi oleh FKRM So’al Malang Halal City

Bay foto Utsman : Ketua Forum Soetopo (Kanan) dan Joko Rendi (Kiri)

www.kontrasindependent.com Malang Kota- Farum Komunikasi Rakyat Malang menggelar pertemuan untuk mensomasi pernyataan Wali Kota Malang Sutiaji terkait Malang Halal City dan Mosi Tak percaya terhadap Ketua DPRD Kota Malang.

Soetopo Dewangga selaku ketua Forum Komunikasi Rakyat Malang menyatakan dalam jumpa persnya bahwa pertemuan kali ini dari berbagai macam alini tokoh masyarakat menolak atas Malang Halal City.

Intinya masyarakat menampik Atas pernyataan Wali Kota Sutiaji akhirnya “Saya menemui Ketua Dewan menyampikan persoalan Malang Halal City ternyata Dewan tidak melakukan Reaksi apa-apa artinya tidak ada respon.

Kemudian besoknya ada wartawan konfirmasi pada Wali kota bagaimana dengan banyaknya penolakan dari lapisan masyarakat ??? Jawaban Sutiaji ” Gak ada, gak ada penolakan dari siapapun,” ungkap Sutiaji yang di sampaikan Ketua Forum Soetopo,” Laa terus kami waktu kesana itu dianggap apa?? Ungkapnya.

foto 2 : Forum Komunikasi Masyarakat Malang saat gelar pertemuan di Kaffe Jeep.

“Ini sebenarnya tidak akan terjadi seandainya DPRD itu mau merespon usulan kami, kalau mereka merespon aduan kami tidak mungkin seperti ini,” Tuturnya.

“Kami minta sifat secara kelembagaan kalau secara individu ya ada salah satu Dewan yang mengatakan menolak so’al ini dan di muat di salah satu media, namun saya berharap respon Secra kelembagaan,”Timpal pria asal Kera Ngalam itu.

“Alasan penolakan dari Malang Halal City itu tidak jelas apa maksud dan tujuanya, dari ketidak fahaman pada kami inilah itu memantik. Di Malang ini Hidrogen kita sudah biasa bertoleransi berbagai pihak,”Tutupnya.

Pertemuan yang di hadiri dari puluhan tokoh berbagai agama, tokoh masayakat dan tokoh budaya yang di gelar di Kaffe Jeep yang berlokasi di JL. Raya Ki Ageng Gribik No. 100 itu nampak keseriusan psikologis masyrakat atas penolakan steatmand Wali Kota Malang Sutiaji.(Utsman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *