KONTRAS Soroti dan Sesalkan Pernyataan Wabup Madina, Terkait Rendahnya Capaian Vaksinasi.

kontras independen media sarana restorasi dan informasi publik.

www.kontrasindependent.com.10/02/2022

Dengan adanya pemberitaan pada salah satu media lokal di Kabupaten Mandailing Natal yang menyatakan rendahnya capaian vaksinasi di Kabupaten Mandailing Natal dikarenakan kehadiran personil TNI Polri di Posko Vaksinasi Desa, sehingga Masyarakat merasa ketakutan dibawa keranah hukum apabila tidak divaksin, dan hal itu diungkapkan oleh Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution

Atas adanya pernyataan dari Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal itu sangat disesalkan Oleh Ketua AKTIVIS HAM Kontras Tim peliputan Regional Sumatera Utara,Todung Mulya Lubis ,hal ini tidak etis disampaikan ,padahal defenisinya menurut Todung Mulya Lubis, tanpa adanya TNI dan POLRI dalam pelaksanaan Vaksin dikabupaten Mandailing Natal terealisasi dan Kondusif” 09/02/2022.

Atas penyampaian itu Kontras dalam hal ini sangat menyoroti dan merasa kesal dengan pernyataan Wakil Bupati yang telah menyudutkan institusi TNI dan POLRI sebagai penyebab rendahnya capaian Vaksinasi Tahap II di Kabupaten Mandailing Natal.

foto Todung Mulya Lubis

Dimana dari pantauan Kontras di kabupaten Mandailing Natal dalam pencapaian target Vaksinasi Covid-19 tahap I dan II di Kabupaten Mandailing Natal,institusi TNI dan POLRI dalam hal ini Komando Distrik Militer 0212/ TS (KODIM 0212/TS) bersama Kepolisian Resor (Polres) Mandailling Natal telah bersusah payah meluncurkan berbagai Program Vaksinasi Covid-19 dipandemi ini.

Tohl… ! Dari hasil pantauan Kontras atas pernyataannya di salah satu siaran berita di Madina dan kami merasa heran, Wakil Bupati Mandailing Natal mengeluarkan STEATMEN, bahwa kehadiran Personil TNI POLRI di Posko Vaksinasi Covid-19 menjadi penyabab rendahnya pencapaian Vaksinasi” ucap Todung.

Atas adanya pernyataan yang dilontarkan Wakil Bupati Mandailing Natal terhadap rendahnya capaian Vaksin II di Kabupaten Mandailing Natal,Kita Berharap kiranya pernyataan itu dapat ditanggung jawabi oleh Ibu Wakil Bupati Mandailing Natal, sehingga tidak menjadi sebuah informasi yang memprovokasi ditengah Masyarakat yang dapat merendahkan dan memojokkan kinerja TNI dan polri” ucap Todung.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *