Malam Tahun Baru Pemdes Kemiri gelar Istighosah dan Santunan anak Yatim

Bay foto Utsman: Kades saat beri santunan pada anak Yatim Piatu.

www.kontrasindependent.co Malang- Dalam Rangka menyambut Tahun Baru 2022 Pemerintah Desa Kemiri Kec. Kepanjen Kabupaten Malang menggelar Syukuran/do’a bersama dan Santunan anak yatim yang di gelar Jum’at Malam 31 Desember 2021 di Pendopo Kemiri.

Dalam giat tersebut hadir Kepala Desa Kemiri Wijiati, Sekdes Sahuli, Jajaran perangkat Desa, Anggota BPD, Tokoh Masyarakat dan Puluhan anak yatim.

Rangkaian acara pertama secara global laporan penetapan APBdes yang di sampaikan oleh Ketua BPD bapak Tarmudi, setelah itu di lanjutkan dengan Istigosah dan Santunan pada anak Yatim Piatu.
Foto 2 : Puluhan tokoh dan Masyarakat hadir acara Tasyakuran dan Do’a bersama.

Sebelum acara Istigosah dan Santunan di mulai sambutan disampaikan oleh Kepala Desa, dalam sambutanya menyampaikan bahwa “Dalam pelaksanaan syukuran atau do’a bersama ini mudah-mudahan di tahun 2022 kita semua di beri kesetan dan semoga Pandemi Covid 19 segera sirna dari muka bumi ini,”Ungkap Kades.

Lanjut Kades berharap kepada masyarakat khususnya Desa Kemiri dalam segala aktivitas apapun tetap mematuhi Protokol Kesehatan dan harapanya lagi Desa Kemiri mewanti-wanti jangan sampai ada perjudian, mabuk-mabukan dan pelanggaran yang di larang oleh Agama maupun pemerintah.

Tetap jalin silaturrahmi yang baik jaga kerukunan, jaga kekompakan dan yang terakhir Kepala Desa Wijiati sangat berharap untuk Tahun 2022 dan seterusnya bantuan dan dukungan dari masyarakat untuk program pemerintah Desa, saling menjaga, saling memantau program pembangunan Desa maupun aliran dana yang di gelontorkan untuk kesejahteraan masyarakat Desa Kemiri.

Setelah sambutan dari Kepala Desa dan beberapa dari Panitia kegiatan Istrigosah atau do’a bersama berlangsung hingga Santunan pada puluhan anak yatim asal Wilayah Desa Kemiri Sekitarnya berjalan hikmat dan lancar.(Utsman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *