PADI Tangsel dan DPP Hadiri Maulid Nabi SAW 1443 H

Bay Foto Ismail : Majelis Sholawat Pembina H Bolo Kota Tangerang Selatan.

www.kontrasindependent.co Tangsel- Pelaksana kegiatan Mencintai Rasullullah SAW yang diadakan oleh H. Rohidi S atau H Bolo Decor dan Organisasi Ke Pemudaan (OKP) DPP, Perkumpulan Advokat Betawi Kota Tangerang Selatan sekaligus sebagai Panitia Besar, dilaksanakan di Majelis Sholawat Hayyun Fii Quluubinaa Pondok Kacang, Kota Tangerang Selatan.

Banten.Nabi Muhammad SAW merupakan Utusan Allah SWT, sosok yang patut diagungkan dan mengagungkan, karena memiliki keistimewaan yang sempurna, yang tidak dimiliki oleh manusia lain, Rabu, (22/12/2021). Malam.

Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriyah, adalah Spirit sebagai Motivasi dan Inspirasi pemuda dalam berorganisasi dan bertoleransi. Acara diawali dengan Sholawat atas Baginda Rasulullah SAW, sambutan, maulud barjanji, hadroh lalu pembacaan Ayat Suci Al Qur’an, dilanjutkan Ceramah Agama dan do’a.
“Allah Subhanahu Wa ta’ala mengaruniai Rasulullah dengan akhlak terpuji dan sifat-sifat mulia. Keistimewaan ini menjadi tanda bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa sallam adalah orang terpilih.

Saat ini kita semua dipersatukan pada Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujar H. Rohidi S. selaku pembina PADI Tangsel, dikediaman acara Gudang Decor H. Bolo Pondok Kacang.Sementara dalam tausyiah yang disampaikan oleh KH. Fakhruddin Al Bantani, dihadapan Ratusan umat Majelis Sholawat, bersama manusia wahyu Allah SWT yaitu Baginda Nabi Muhammad SAW.

“Siapa yang berziarah padaku (Nabi Muhammad SAW. Red) haram api neraka menyentuhnya,” kata KH Fakhruddin Al Bantani.Bertepatan Milad ke- 36 Alhabib Nabiel Al Qodry Hadir Dalam Acara Maulid Nabi Muhammad SAW Yang Digelar Di Kediaman H Bolo.Selanjutnya di isi sholawat dan lagu islami oleh Syakir Daulay dan Ust Opick Tombo Ati. tausiahnya.

“Allah SAW bersholawat beserta Malaikat pada Rasullullah Muhammad bin Abdullah, manusia sempurna, akhlaknya Alqur an. Hai orang yang beriman, Bersholawatlah pada baginda Nabi Muhammad SAW,” ucap Syakir Daulay.

Ust Opick Tombo Ati membawakan Shalawat Nabi, diiringi musik berirama. Selanjutnya di isi pengajian oleh Qori membacaan ayak suci Al Quran, mendengar ayat-ayat yang dikumandangkan, semua jamaah merinding dengan ucapan Subhanaallah Allahu Akbar.Sedangkan Tausiyah di isi oleh beberapa Kyai, Syeh dan para Habib datang dari berbagai Kota, selain itu hadir pula dalam acara tersebut aparat TNI Polri Ciledug, para Ulama, tokoh agama, tokoh pemuda dan semua majlis sholawat, Ormas dan OKP ikut memenuhi kecintaannya pada Rasulullah SAW.Menurut pembina PADI Tangsel H. Rohidi S, atau H. Bolo dalam kepanitian besar Maulid Akbar Majelis Sholawat.

Sekarang ini, semua yang hadir punya Rasa yang kuat pada Rosululloh dan mempunyai keyakinan kehadiranNya memberi safaat.”Allah SWT menyatukan dan menguatkan kita untuk mereguk bersama keberkahan dari Rosululloh SAW, Khoirul Bariyyah,” kata H. Rohidi S.

”Bagi panitia, jamaah majelis sholawat Hayyun Fii Quluubinaa, warga pondok kacang maupun Aparat dan Pemerintahaan, yang terus memberikan suport, terimakasih dan mohon maaf atas dosa, salah, kekurangan yang amat banyak dari saya dan team Majelis Sholawat Hayyun Fii Quluubinaa,” ucap H. Rohidi. S atau H. Bolo.

Usai acara maulid, Ketua Umum PADI Pusat H.M. Kurnia Achyat S.H, dan Ketua Kanwil PADI Kota Tangerang Selatan Jaka Syahroni S.H, beserta OKP, menyempatkan photo bersama, dan menyampaikan, setiap Muslim perlu mengambil pelajaran maupun hikmah dari peringatan Maulid Nabi SAW, yang baru kita dengar tausyiah dari para Guru-guru.

Menurut Jaka Syahroni S.H, acara ini merupakan upaya menanamkan nilai-nilai religiusitas yang moderat, independen, toleran, dan inklusif, bagi organisasi Perkumpulan Advokat Betawi, Pemerintah, Aparat, masyarakat, para majelis serta siswa/mahasiswa melalui jalur kultural.

“Karena melalui cara-cara seperti Maulid Nabi Muhammad SAW ini, dapat menambah spirit hidup dunia akhirat dan ajaran agama akan lebih mudah masuk ke dalam hati,” sambung Ketua Kanwil PADI Kota Tangerang Selatan Jaka Syahroni S.H.Dorongan cinta pada Nabi Muhammad SAW.

Melahirkan para ulama bershalawat. Membangkitkan mahabbah pada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menghidupkan spirit religiusitas orang-orang yang membacanya. (Jagur/Ismail).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *