Anggaran Capai Trilyunan Kadiknas Kab. Malang Beda Jawabanya Dengan Sekdin dan Kabid

Bay foto Utsman: Kantor Diknas Kabupaten Malang.

www.kontrasindependent.co Malang- Berkaitan dengan Anggara di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Tahun ini Mencapai 1 Trilyun Lebih dan masih ada tambahan 7 Milayar di Tahun 2021 ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang , Dr Rachmat Hardjono di konfirmasi di kantornya Seni 20/12 sedang tidak ada di tempat dan Selasa 21 Desember 2021 di konfirmasi lagi Via telepon mengatakan bahwa Angggaran “Untuk Dinas Pendidikan Kab. Malang Rp 1.248 milyar 1 Tahun dan Ada tambahan sekitar Rp 7 milyar yg merupakan Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Timur, dan kami hanya diminta menyalurkan saja melalui mekanisme hibah/bansos unt Madin/insentif guru non-PNS yg sasaran penerimanya sdh ditentukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur,”Jawabnya Via Wadshaap.
Foto 2: Kabid PAUD DIKMAS Cecep Lili.

Dikonfirmasi soal Refocusing peruntukannya Jawaban Kadindik “Anggaran awal tahun 2021 mencapai Rp 1,3 trilyun, namun direfokusing alias dilakukan pengurangan sekitar 50an milyar.Kalau peruntukannya secara teknis silahkan ditanyakan ke BKAD/Bappeda, yg saya tahu unt penanganan pandemi Covid-19,”Ujarnya Via Wadshaap.

Berbeda statemand Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Dr. Suwandi bahwa tahun 2021 ini Diknas tidak mendapatkan dana Tambahan akan tetapi dana sebesar 1 Trilyun lebih itu untuk beberapa item, dana untuk Gaji Pegawai saja sudah hampir 1 Trilyun, sedangkan Boskab juga masuk, Bos Reguler juga masuk, terus tunjangan profesi guru juga masuk jadi untuk kegiatan cuma sedikit belum untuk Refocusing pertama sekitar 63 Milyar dan kedua kurang lebih 35 Milyar.

Sementara komentar Cecep Lili Kabid PAUD DIKMAS di mintai keterangan mengatakan bahwa TK, PAUD DIKMAS di Tahun ini tidak mendapatkan tambahan akan tetapi yang ada hanya pengurangan sekitar 35 Milyar “Untuk Refocusing tapi itu bukan PAUD saja namun SD, SMP sama terutama Suwasta itu di potong untuk Refocusing yang jelas PAUD DIKMAS tahun ini tidak dapat tambahan dan Boskab pun tidak jadi”Terang Cecep.

Dari Kepala Dinas Pendidikan, Sekretaris dan Kabid di Konfirmasi tentang anggaran semua berbeda keteranganya.(Utsman)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *