PJB Brantas Gelar Workshop Pemanfatan Air Hujan di Ponpes Al-munir

Foto bay Utsman: Tim PJB bersama Pengurus pondok saat Sosialisasi.

www.kontrasindependent.co Malang- PJB Brantas Karangkates Gelar Workshop Sosialisasi Pemanfaatan Air Hujan di Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Du’afa Miftahul Munir Kalipare, dimana hal ini yang menjadi Nara sumber Sri Wahyuningsih sapaan Akrab Bu Ning asal Yokyakarta dari Komunitas Banyu Bening/Sekolah air hujan banyu bening.

Turut hadir acara tersebut AJ. Purwanto panggilan Akrab Cak JIe asal Surabaya dan juga tim dari PJB Brantas Karang Kates Citra Putri Sakinah,Nikita Ashardika dan I Made Aryata, rombongan datang ke Yayasan Al-munir Kalipare Senin 6/12/21 pukul 10:22 Wib, melakukan sosialisasi pemanfaatan Air hujan untuk air minum yang sehat.

Pemaparan tersebut di saksikan oleh Pengasuh dan seluruh jajaran pengurus pondok Pesantren Miftahul Munir dimana dalam pertemuan itu sekaligus praktik proses penyaringan dan pemanfatanya.
Ket foto: Setelah pemaparan proses Air Hujan.

Sri Wahyuningsih selaku Nara sumber menaukiti bahwa Air hujan itu adalah murni Rizki dari Alloh SWT dan mengandung manfaat yang sangat besar.

Sering image masyarakat mengatakan kena air hujan itu mengakibatkan batuk, pilek, panas dan lain sebagainya, menurut perempuan yang biasa di sapa Bu Ning itu salah total banyak masyarakat itu lupa dan banyak juga yang memang tidak mengerti, bahwa air hujan itu adalah Air yang sangat berkah dan sehat untuk di konsumsi.

Berdasarkan penelitian mengoptimalkan pemanfatan air hujan, apa sebenarnya istimewanya air hujan itu??.. salah satunya adalah mandiri sehat yang mana fulutanya yang relatif lebih sedikit tidak se-signifikan foluta air yang sudah jatuh ke tanah menyebabkan pastermonokel tersebut sangat kecil sehingga air-air inilah yang di butuhkan oleh sel-sel tubuh kita yang rusak.
Proses merangkai alat-alat untuk produksi air bersih.

Karena air itu akan masuk ke akoakori sel tubuh kita sehingga nutrisi asupan oksigen di tubuh manusia akan terdistribusi dengan baik, ketika terdistribusi dengan baik maka dia akan menjaga membersihkan sel-sel tubuh seseorang.

Ketika menjaga sel-sel tubuh kita dengan baik ia akan menjaga daya tahan tubuh, akan hidup sehat fikiran tenang dan jauh dari penyakit,”Ujarnya.

Satu tempat bagian teknisi AJ. Purwanto dalam kegiatan Workshop tersebut belianya yang memberikan penjelasan soal teknis pemasangan alat-alat mulai dari penampungan air hujan di toren dengan cara penyaringan hingga di proses tiga macam bejana pertama bertulis Min BASA di minum kedua Ples ASAM (Acio) dan ketiga bertulis BASA (diminum).

Dimana dari tiga kotak tempat proses air hujan tersebut dengan ada adaptor khusus untuk saluran aliran listrik dan secara singkatnya air hujan tersebut bisa di konsumsi sekitar 6-8 jam dan istimewanya bisa mengandung obat untuk kesehatan tubuh.(Utsman)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *