Gubernur Jawa Timur Tinjau Lokasi Jembatan Gladak Perak Yang Ambrol Akibat Bencana Erupsi Gunung Semeru

Kontras independent Media Sarana Restorasi Dan informasi Publik

Foto by Munir Team Koin saat kepulangan Gubernur Jawa timur Khofifah Indar Parawansa dari peninjauan lokasi bencana Erupsi Gunung Semeru Jawa Timur.

Www.kontrasindependent.com – 06 Desember -2021 – Kabupaten Lumajang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali memantau aktivitas Gunung Semeru melalui udara dengan menggunakan helikopter jenis NAS-332 Super Puma Milik TNI Angkatan Udara di Kabupaten Lumajang,pada hari senin 6/12/2021

https://youtu.be/i7Hm4QOZmVQ

Pantauan lewat udara tersebut di dampingi oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan Komandan Lanud Abdulrahchman Saleh Marsma TNI Zulfahmi dan Kepala Dinas Sosial Jatim M Alwi, Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur Budi Santosa serta tenaga ahli BPBD Jatim Suban Wahyudiono.

Foto Hj. Khofifah Gubernur Provinsi Jawa Timur

Pantauan dari udara oleh Gubernur Khofifah hari ini merupakan kali kedua, setelah pada Minggu (5/12/2021) bersama Bupati Thoriqul Haq mendampingi Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Helikopter mendarat di lapangan depan SD Negeri 1 Pronojiwo,kemudian gubernur melanjutkan perjalanan memantau dan cek langsung kelokasi jembatan perak lumajang yang putus dan ambrol saat Peristiwa letusan Gunung Semeru pada hari Sabtu 4/12/2021.Jembatan sepanjang 192 meter yang dikenal dengan sebutan Geladak Perak itu merupakan penghubung antara Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten Malang Jawa Timur.

Foto Wakil Ketua Investigasi KoiN di Lokasi.

Dalam penanganan tanggap darurat bencana Khofifah meminta percepatan penanganan dilakukan secara teliti dan hati-hati.

Menurut Khofifah ada upaya percepatan penanganan antara warga di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro.

Wacana untuk membuat jembatan gantung yang hanya bisa dilalui sepeda motor juga muncul, namun hal tersebut masih harus menunggu kajian dari Kementerian PUPR.

“Kecepatan layanan ini tetap harus pada tingkat presisi yang tinggi, artinya jangan kita salah sasaran, jangan kita kalah support. Misalnya sesuai kebutuhan-kebutuhan pengungsian hari ini, karena kita masuk pada periode tanggap darurat.” Ujar Khofifah.

Khofifah juga mengatakan proses evakuasi sudah komprehensif.

“Yang tidak kalah pentingnya adalah tim SAR, kemarin pagi saya rasa evakuasi sudah sangat komprehensif.” Kata Khofifah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, juga berkunjung ke daerah terdampak erupsi gunung Semeru di kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Dia meminta semua pihak untuk mengintensifkan penanganan dampak bencana tersebut dan ekstra berhati-hati dalam penyaluran bantuan agar tepat sasaran,(Mila / Munir).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *