AKBP. Raden Bagoes Kapolres Malang Bersama Drs. Didik Gatot Subroto Wakil Bupati Tinjau Lokasi Bencana yang Terdampak Banjir.

Foto R. Bagoes Kapolres Kabupaten Malang

KontraS Independent Media Sarana Restorasi dan Media Sarana Informasi Publik.

Www.kontrasindependent.com 05 November 2021 – Malang – Banjir yang menimpa di beberapa titik Kabupaten Malang berdampak sangat besar khususnya warga yang terdampak dari bencana banjir bandang tepatnya 04-11-2021 kemarin,bahkan terlihat di beberapa titik terdapat kerusakan parah di rumah-rumah Warga juga Lahan yang memporak-porandakan tanaman.

Kapolres Malang AKBP R. Bagoes Wibisono bersama Wakil Bupati Malang Drs. Didik Gatot Subroto, meninjau lokasi yang terdampak banjir bandang Batu di wilayah Kabupaten Malang. Jumat 05 November 2021.

https://youtu.be/j6vzkZbPvC4

Dalam kunjunganya para Pajabat Utama (PJU) Polres Malang, Muspika Dau dan Muspika Karangploso ikut serta di dalam rombongan,(Forkopimda).

Bencana Banjir besar yang terjadi di kota batu juga titik yang lainya sangat berdampak pada wilayah Kabupaten Malang khususnya daerah yang dilewati aliran sungai Brantas.

“Beberapa hari ini hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu mengakibatkan peningkatan debit air di beberapa sungai utamanya Sungai Brantas. Puncaknya pada kejadian bencana banjir bandang kemarin di Batu,” Ungkap AKBP. Raden Bagoes.

Banjir bandang yang terjadi di Kota Batu, juga berdampak di beberapa wilayah Kabupaten Malang.

https://youtu.be/xZp0EJUEgwM

Seperti yang terlihat di lapangan, AKBP Bagoes bersama rombongan meninjau lokasi terdampak banjir bandang di jurang susuh, Karangploso dan jembatan alternatif di Mulyoagung, Dau, Kabupaten Malang.

“Diantaranya jembatan Jurang Susuh, Karangploso yang berbatasan langsung dengan Kota Batu dan jembatan alternatif Mulyoagung yang berdiri diatas sungai Brantas,” terangnya.

Raden Bagoes menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, karena intensitas curah hujan saat ini masih tinggi yang tidak bisa di tebak sehingga bisa meningkatkan potensi terjadinya bencana alam di wilayah Kabupaten Malang.

https://youtu.be/8d3qhu9jbZo

“Sebagai langkah antisipasi, saya instruksikan kepada para Kapolsek di jajaran Polres Malang untuk me-Mapping daerah rawan bencana alam di wilayah. Serta meningkatkan koordinasi dengan BPDB dan relawan tanggap bencana yang ada di Kabupaten Malang sehingga bisa berkomunikasi dengan cepat bilamana terjadi hal-hal yang tidak di inginkan / banjir datang sewaktu- Ungkap AKBP. Raden Bagoe Kapolres Kabupaten Malang Provinsi Jawa timur,(Humas / Tim KoiN).

Publiser : Mila

Media Sarana Restorasi & Informasi Publik
https://youtu.be/_auRFda_pPs
https://youtu.be/AT0zG_K7OE4
https://youtu.be/inVNv5HMX84

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *