Proyek Pengurukan Tanah Di Kauman Kalipare Resahkan Warga

Ket foto: Lokasi Proyek berdekatan denga rumah Warga dan masjid.

www.kontrasindependent.com Malang- Proyek pengurukan tanah wilayah Dusun Kauman Kec. Kalipare meresahkan warga, pasalnya debu bertebaran di rumah-rumah warga.

Tak hanya itu lokasi proyek juga berdekatan dengan Masjid Kauman yang sengat bikin rusuh setiap hari di tempat peribadatan tersebut.
Hal itu sesuai keterangan warga Kauman kemarin Senin 6 September 2021 pada Kontrasindependent.com.

Lain tempat Kepala Desa Kalipare Sutikno di konfirmasi terkait proyek tersebut pihak penanggung jawab dari Jasa Tirta sudah ada yang ke kantor Desa dalam rangka ijin melakukan proyek Urukan tersebut berapa pekan lalu.
Masjid Kauman Kalipare.

Sehubungan dengan proyek tersebut Kades Sutikno juga memahami situasi di lapangan bahwa masyarakat sekitar merasa ada yang di rugikan seperti Pedagang kaki lima kayak tukang rujak dan pedagang lainya di sekitar proyek tersebut tidak dapat berjualan pasalnya Debu sangat parah di lokasi tersebut, Puluhan truk tiap hari lalu lalang membawa urukan tanah.

Kades juga mengatakan semestinya memang dari pihak CV atau Penanggung Jawab proyek harus di perhatikan juga warga yang terdampak itu harus kasih kompensasi kasian mereka yang tak dapat berjualan gara-gara debu Proyek dan juga Kas untuk Masjid yang juga tiap hari kena debu proyek.
Sementara Bapak Suryadi selaku Ketua Remaja Masjid Kauman di konfirmasi di tempat tinggalnya menjelaskan “Saya sebenarnya ingin sekali berkoordinasi pada penanggung Jawab Proyek.

“Untuk menyampaikan keluhan pengurus masjid yang tiap hari membersihkan masjid 4 hingga 5 kali tiap mau sholat Jamaah pasalnya debu proyek tiap hari bikin rusuh masjid,”Ujarnya.

Sementara salah satu pekerja Harian Bapak Ahmad dari Dusun Sumber Maron di konfirmasi saat berada di lokasi proyek mengatakan “Saya hanya pekerja harian mas, kalau mau tanya soal penanggung jawab cari Bapak Ba’en selaku penangung jawab dari Jasa Tirta Karangkates,”Pungkasnya.

Dari pihak Jasa Tirta hingga berita ini di tayangkan masih belum dapat di konfirmasi karena blum di bertemu dengan yang bersangkutan.(Utsman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *