Erik Astrada Laporkan Dugaan Korupsi di RSUD, Sekretariat DPRD, dan Baplitbangda Padangsidimpuan

Kontras independent Media sarana Restorasi Dan informasi Publik

Www.kontrasindependent.com_16 Agustus 2021

Padangsidimpuan-Kontras Independent_Pemerhati pembangunan, Erik Astrada, kepada awak media mengaku telah melaporkan dugaan korupsi pembangunan pagar pengaman instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit umum daerah (RSUD) ‘Kota Salak’ kepada aparat penegak hukum di Kota Padangsidimpuan, Senin (16/8/2021) siang. 

Kemudian, Erik yang juga Kepala Biro di salah satu media cetak itu juga mengaku telah melaporkan dua kasus dugaan penyelewengan anggaran di Sekretariat DPRD Padangsidimpuan. Tak hanya itu, Erik juga melaporkan Badan Penelitian dan Badan Pengembangan Daerah (Baplitbangda) PSP terkait pemeliharaan serta pembangunan gedung tahun 2019 maupun 2020 yang diduga fiktif.

“Namun, untuk menjadi perhatian khusus bagi aparat penegak hukum yang ada di Kota Padangsidimpuan, kami mohonkan agar lebih intensif melakukan penyelidikan terkait pembangunan pagar pengaman IGD RSUD Padangsidimpuan,” pinta Erik. 

Sebab, menurut Erik, anggaran yang diambil dari belanja tidak terduga untuk kegiatan penanggulangan penyebaran wabah Covid-19 TA 2020 di PSP senilai Rp750 juta itu diduga ada unsur mark up. Lebih lanjut, Erik menyakini bahwa aparat penegak hukum di Kota Padangsidimpuan pasti mampu menyelidiki ketiga kasus dugaan korupsi itu hingga terang benderang. 

“Mudah-mudahan, dugaan korupsi yang kami laporkan ini segera terungkap, apalagi ini ada dugaan penyelewengan dana yang menyangkut anggaran Covid-19 yang bersinggungan dengan rasa kemanusiaan,” harap Erik.(BR)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *