Pers Malang Raya: Masih Menyelimuti Duka Atas Perginya Guru Yunanto

Guru Yunanto saat Giat Diklat LASMI Semasa Hidupnya.

www.kontrasindependent.co Malang- Bapak Guru Yunanto panggilan Akrap sudah dua hari ni ninggalkan alam yang Fana ini.

Seorang Jurnalis handal, Pinter, sumeh, ramah, rendah hati tak pernah membebani orang lain, itulah Karakter Almarhum Guru Besar Jurnalis Yunanto kelahiran thn 1958 itu.

Kepergian beliau masih meninggalkan sisa sedih untuk para kuli tinta di Wilayah Malang Raya Khususnya.
Hal itu di sampaikan Darsono Salah satu Alumni LASMI (Lembaga Supremasi Media Indonesia) yang di ciptakan oleh M.Geng Wahyudi dan Bapak Yunanto sebagai Wakil Ketua Umum sekaligus menjadi Tutor/Nara sumber pendidik wartawan-wartawan muda di Malang Raya.

Darsono yang saat ini sebagai Ketua Media Online Indonesia (MOI) Malang Raya juga menambahkan bahwa bapak Guru Yunanto mengembuskan nafas terakhir di kediaman putrinya, di Perumahan Keledeng Mas Blok B V No. 17, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Seberang, Samarida, Kalimantan Timur.
Semasa hidupnya banyak karya telah ditorehkan oleh figur humble dan tak pelit menularkan ilmunya kepada jurnalis muda itu. Hingga akhir hayatnya, alumni Sekolah Tinggi Publisistik Jakarta itu memang dikenal tak pernah lelah membimbing insan pers pemula, khususnya di Malang Raya.

Lain tempat Yusron wartawan Harian Pojok Kiri di konfirmasi Sabtu 10/7 mengatakan  Terkait kepergian Bapak Guru Yunanto yang begitu cepat kami merasa kehilangan yang mendalam karena dari beliau kami banyak belajar terkait dunia Pers.

Seiring statemant Bambang Setiawan yang termasuk wartawan lawas juga mengutarakan “Bagi saya pribadi merasa sangat kehilangan Karna selama ini almarhum sering saya japri terkait masalah penulisan dalam arti jika ada yang kurang sempurna, almarhum pasti menyempurnakan tanpa menganggab saya orang tak bisa, tetap dengan bahasa baik sopan dengan panggilan Dek Setia,”Ujar pria bertubuh tinggi dan selalu penampilan kerren itu.

Berapa hari ini di medsos maupun group jurnalis Masih ramai ucapan Berbela sengkawa atas meninggalnya guru yang menjadi panutan itu.

Salah satu Putri Bapak Yunanto dengan memakai nomor Whasapp pak Guru yang biasa di pakai menyampikan melalui Group Alumni LASMI ” Selamat siang…Saya Tyas, putri pak Yunanto
Saya mengucapkan terima kasih atas perhatian ke bapak selama ini dan mohon maaf jika ada kesalahan bapak dalam perkataan maupun perbuatan.
Tuhan memberkati🙏🏼(Utsman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *