AKBP. Juliani Prihartini dan Juga Kapolres Tapanuli Selatan Berhasil Kondusifkan Pengunjuk Rasa.

Foto Kapolresta & Kapolres saat meredam Warga by tim KoiN Regional Sumatera.

KontraS Independent Media Sarana Restorasi & Media Sarana Informasi Publik.

AKBP Juliani Prihartini dan Kapolres Tapsel Berhasil Kondusifkan  Pengunjuk Rasa “

Www.KontrasIindependent.com – 03 Juli 2021 – Padang Sidimpuan, jajaran Polres tapsel bersama personel  polres Padangsidimpuan    melakukan giat pengamanan aksi Unjuk Rasa warga  Kecamatan Batang onang Pada hari Sabtu (3/7/2021) yang berlangsung di depan Mapolres tapsel, jalan SM raja, kota Padang Sidimpuan.

Untuk menjaga stabilitas kamtibmas dan menimbulkan kerumunan massa  Kapolres tapsel  AKBP Roman Smaradhana Elhaj bersama Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani prihartini S.IK.M.H  menurunkan ratusan  personel  di backup dari Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda.

Kapolres tapsel  dan Kapolres Padang sidimpuan dan PJU  Kepolisian setempat  menyambut kedatangan para demonstran yang berjalan kaki sepanjang 5 KM dari  simpang Jalan Baru By Pass Kecamatan  Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani prihartini S.IK.M.H menyampaikan   imbauan  kepada massa agar  Unras  ini dilakukan secara damai dan tetap  menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung serta bersama – sama disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk  cegah penyebaran covid-19.

AKBP Juliani prihartini menegaskan, penegakkan protokol kesehatan digencarkan karena kasus Covid-19 di kota Padangsidimpuan  masih sangat tinggi.

Foto Kapolresta by Aktivis KoiN Regional Sumatera.

“Untuk  bapak bapak dan ibu ibu sekalian ingat dan sadar pandemi Covid-19 ini masih tinggi di kota Padangsidimpuan ,ucap juli saat menemui pengunjuk rasa 

sekali lagi  Kami berharap kepada para Saudara saudara  sekalian  agar tetap mematuhi Prokes. Saat ini di  Kota Padangsidimpuan terus  mengalami  peningkatan yang   terpapar covid 19. Apa yang menjadi tuntutan dari bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian akan kita bicarakan dengan  dengan kapolres tapsel ” ujar Juli

Dari pantauan awak media kontras Independent –

Kapolres juga terlihat aktif berkomunikasi dengan tetap memberikan pelayanan yang terbaik dengan menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif.

Dalam kesempatan itu, dimana salah seorang Kades Padang Galugur Kecamatan Batang Onang Kabupaten Paluta, Sarbaeni Harahap mengucapkan, terimakasih kepada Ibu Kapolres Kota P.Sidimpuan yang sudah turut mengkondusifkan aksi demonstrasi tersebut.

“Terimakasih kepada Kapolres Kota P.Sidimpuan AKBP Juliani Prihartini SlK MH yang sudah menjaga dan mengkondusifkan  warga kami hingga bisa pulang sampai ketujuan, semoga Ibu Kapolres sehat selalu dan tetap dalam lindungan Allah SWT,” ucap Sarbaeni Harahap. 

Sehabis melakukan mediasi dengan perwakilan  pengunjuk rasa ,  kapolres tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj  bersama PJU Langsung  menemui  ratusan pengunjuk rasa  

Dengan menggunakan pengeras suara  AKBP  Roman Smaradhana Elha mengatakan bahwa penangkapan dan penahanan yang di lakukan terhadap ke-14 warga tersebut upaya penegakan hukum   berdasarkan laporan dari para korban akibat ada aksi Tindak pidana   yang di lakukan bersama sama berawal dari aksi pemortalan jalan

“Proses penangkapan kita lakukan atas dasar adanya laporan korban, bayangkan jika korban ada diposisi keluarga kita, 

Masalah perijinan galian c dan pemalsuan tanda tangan, Sampai sekarang belum pernah Polres Tapsel menerima laporan masalah itu “jelas  Roman 

Ia Menghimbau kepada seluruh masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa agar memahami mana persoalan terkait Galian C dan Mana Tindak Pidana Penganiayaan ,

yang melakukan tindak pidana khususnya pengeroyokan, Penyidiknya adalah Polisi, Polisi disini hanya menjalankan tugas sesuai undang undang yang berlaku, Mari kita menghargai hukum karna hukum adalah Panglima tertinggi ,”ungkap  AKBP roman

kepada Warga AKBP Roman Smaradhana Elhaj.SIK menyuruh agar membubarkan diri mengenai  tuntutan masyarakat yang meminta penangguhan penahanan kapolres tapsel menjelaskan   harus memenuhi beberapa  persyaratan  dan prosedur Hukum  yang harus di  penuhi

pantauan wartawan Hingga  pukul 18: 14 Wib massa mulai membubarkan diri setelah Kapolres tapsel  AKBP Roman Smaradhana Elhaj menemui  pengunjuk rasa  .(Bung Rambe).

KontraS Independent Media Sarana Restorasi Media Sarana Informasi Publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *