Berawal Pernyataan dari Ketua PWI Malang Memicu Kemarahan Insan Pers

Rapat Koordinasi Forkom Jurnalis Malang Raya.

www.kontrasindependent.co Malang- Setelah beredar berita dari Malang Voice yang berisi pernyataan dari Ketua PWI Malang Raya soal UKW dan menuding Wartawan Abal-abal berujung kemarahan para Jurnalis di Malang yang belum UKW.

Tak hanya itu sudah satu pekan ini menjadi perbincangan di medsos hingga menggugah akan ada pergerakan demo besar-besaran di setiap oragnisasi yang berada di Malang raya.

Pernyataan Cahyono sangat mencedrai insan pers yang menyatakan wartawan belum UKW di anggap abal-abal.

“Narasumber bisa menolak jurnalis abal-abal yang belum memiliki kartu Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Anda bisa tanyakan sudah UKW apa belum, dan tergabung dalam organisasi apa,” ucapnya. Yang di unggah di media online Malang Voice tanggal 5 Juni 2021.

Puluhan Waratawan yang tergabung di Forum komunikasi Jurnalis Malang Raya
Gelar Rapat Koordinasi yang melibatkan beberapa organisasi.

hasil koordinasi pada Senin 7 Juni 2021 di Cave La-Xena Jl. Belakang RSU Saiful Anwar Malang.
1/ Menuntut Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, Cahyono untuk mencabut pernyataan yang mengatakan “Narasumber berhak menolak wartawan yang belum melakukan UKW;
2/ Menuntut Ketua PWI untuk meminta maaf kepada media massa karena pernyataannya merugikan wartawan yang belum UKW;

3/ Meminta kepada Ketua PWI untuk menyebutkan siapa wartawan abal-abal yang dimaksud dalam pemberitaan yan beredar;

4/ Meminta Ketua PWI untuk menyebutkan Peraturan apa yang dikeluarkan Dewan Pers sehingga menyebut Wartawan belum UKW berhak ditolak Narasumber;

5/ Dari hasil Koordinasi beberapa awak media akan menghadap Dewan Pers untuk menindaklanjuti perkara ini.(Tim Koin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *