Hati-Hati Komplotan Copet dan Rampok Beroprasi dalam Bus Blitar-Malang

Bus MADJU tempat Komplotan copet beroparsi

www.kontrasindenpendent.co Malang- Hati-hati para penumpang Bus Jurusan Tulung Agung-Blitar- Malang dan Surabaya yang melintasi karangkates arah Arjosari kerap terjadi korban dari komplotan pencopet dan rampok yang beroparasi dalam angkutan umum.

Kejadian siang ini tadi sekira pukul 10-11 siang,  Rabu 2 Juni 2021 Keterangan saksi mata seorang Ibu-Ibu Inisial AZ asal Kalipare yang juga hampir jadi korban komplotan pencopet dan termasuk kakak kandung Penulis berita ini.

Bahwa saat ini dirinya sedang perjalanan ke luar kota yang naik  bus MADJU jurusan Tulung Agung-Blitar-Malang, beliau naik dari Pos Cave Karangkates menuju Terminal Arjosari.

Kronologis kejadian bahwa saat dalam Bus ada koplotan Copet sekitar 8 Orang yang empat naik dari depan yang Empat lagi naik dari belakang, berdiri di samping sopir yang Dua mepet korban dan yang lain dekat kondiktur.
Sopir Bus Madju

Sangat memprihatinkan sekali keterangan dari AZ bahwa perjalanan dari Karang Kates sampe Pakisaji sudah terjadi 2 korbal mengalami kecopetan berupa uang dan Tas.

Pertama korban seorang perempuan dengan bawa anaknya masih BALITA sekitar umur 1 tahunan sebelumnya AZ terdengar para copet tlp rekanya berbicara “Iki koyok’e wong mari teko luar negeri,” Setelah korban mau turun dengan membawa bayi dan tasnya sebagian pelaku 4 orang membuntuti korban.
Yang satu jaga depan korban yang satu nutupi pandangan pakek tas rangsel pelaku dan yang dua ngobok-ngobok nguras barang-barang berharga milik korban.

Setelah itu korban menjerit histeris bahwa uang dan Hp.nya di gondol komplotan pencopet. Ironisnya Sopir bis, kernek dan Kondiktur nampak diam tak memperdulikan korban copet di duga memang satu komplotan dengan para pencopet.

Yang kedua sebenarnya mau di incer tas Ibu Inisial AZ namun nampak sulit karena tasnya selalu di pegang erat dan sudah ada perasaan curiga.

Setelah itu terjadi Korban kedua seorang Laki-laki yang sedang duduk di depan dan tas nya di tinggal belakang. Para komplotan melakukan aksinya dengan cara mengalihkan perhatian orang lain dengan pura-pura roboh dari berdiri seolah-olah mau berantem padahal satu komplotan.
Kernet Bus Madju

Setelah para penumpang pusat perhatianya pada orang roboh dan seolah terjadi berantem, akhirnya rekan lainya yang di belakang rogoh tas untuk menguras barang-barang berharga milik korban, yang sangat membuat kesal menurut Az sopir,kernek dan kondiktur nampak biasa saja membiarkan kejadian tersebut seolah-olah tidak ada apa-apa di duga kuat mereka satu komplotan.

“Jadi saya himbau kepada seluruh para penumpang dimanapun berada khususnya jalur karangkates Malang hati-hati bila naik Bus banyak sekali copet dan rampok dalam bus, saya kasiahan sekali pada ibu-ibu yang bawa balita dan penumpang yang nampak lugu dan lemah buat mainan para pencopet dan rampok,” imbaunya.

“Harapan saya kepada penegak hukum mohon perlindunganya untuk masyarakat kecil yang disitu naik angkutan umum, mereka rata-rata orang yang kurang mampu jadi hingga naik angkot. Seandainya mereka orang kaya tidak mungkin naik angkot,” Tuturnya dengan nada Kesal.(Utsman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *