Dinas Pertanian Tingkatkan produktifitas tanaman pangan dan Hortikultura

WWW.KONTRASINDEPENDENT.MediaSarana Restorasi Dan informasi Publik

Kontras Independen Malang- Dinas Pertanian Kab. Malang tingkatkan produksifitas tanaman pangan dan Holtikultura.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. Malang Dr. Budiar Anwar di temui di ruang kerjanya Jum’at 19/3/21 mejelaskan bahwa kabupaten Malang saat ini sedang proses meningkatkan tanaman berupa Alpukat Pameling, Pisang ijo yang panjang hingga 1’5 meter, dan benih padi yang produksi hasilnya lebih banyak.

Agar para petani semakin meningkatkan hasil pertanianya oleh sebab itu Dinas memiliki trobosan-trobosan baru dimana Pertanian di kabupaten malang semakin bagus.

Terkait hal tersebut di jelaskan lebih detail melalui Kabid Horti Heri Suntoro, memang Kabupaten Malang ini baru saja mengesahkan nama Alpukat Pameling disitu telah di daftarkan ke kemetrian Pertanian pada thn 2019 dan 2020 sudah keluar ijinijinya pada Thn 2020 kemarin.

Dari situlah buat alpukat tersebut termasuk buah lokal unggulan dari Malang yang di kembangkan hingga ribuan hektar saat ini berada di wilayah wonorejo kec. Lawang Kabupaten Malang.

Adapun Alpukat yang di beri nama Pamelling itu adalah sama Bapak Bupati Sanusi, artinya supaya buat pengingat katanya.

Masih kata Kabid Horti selain buah tersebut ada lagi yakni pisang Mulyo yang memiliki kepanjangan kurang lebih panjangnya 1,5 meter dan pidangnya cukup besar ini juga termasuk buah unggulan di Kab. Malang tempatnya berada di wilayah Dampit.

Dari panjang dan besarnya pisang tersebut saat Gubernur Khofifah kunjungan ke Malang berapa hari lalu memberi nama pisang tersebut yakni Pisang Mulyo namun nama ini blum fik untuk namnya karena dari pihak Dinas masih minta pertimbangan terhadap Bupati Malang dan Yang lain.

Lain tempat Diah Wulandari selaku Kasi perbenihan dan perlindungan pangan di konfirmasi di ruang kerjanya menuturkan bahwa di Kabupaten Malang sedang melakukan pengembangan benih profeji kemarin tahun kemarin kita sudah melakukan uji coba.

Rencana akan di produksi benihnya padi Hibrida Fariantasfrandriji tahun depan akan di produksi karena saat ini benih dari PT nya itu stok masih kosong. Cuma insyalloh tahun depan target Bupati menargetkan bisa produksi 15ton.

“Harapan saya terkait benih ini nantinya bisa di minati oleh para petani karena hasil produksinya sangat bagus dan Lebih banyak,” Terangnya. (Utsman)


#berita Jawa timur #berita kontras regional situbondo #Berita Malang raya #berita viral #haripersnasional #kontrasindependent #Kontras Independent #kontras regional situbondo # kontras sumbar Berita hangat Berita hari ini Berita tangsel Berita terkini Kontras independent Kontras jatim


Media sarana restorasi dan informasi publik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *