Kunjungan Kerja Anggota Dewan ke Kecamatan Kalipare

WWW.KONTRAS INDEPENDENT Media sarana Restorasi Dan Informasi Publik

Kontras TV Independen Malang- Dalam Agenda ini Focus Group Discussion (FGD) penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Dalam penyuluhan Agama dalam PPKM sekala Mikro guna mencegah penularan covid-19.

Dalam acara ini di hadiri anggota Dewan Ahmad Fauzan.S,Sos.,dari Ketua Komisi A, Bapak H. Kuncoro.SH, dari Komisi B Bapak H. Fauzi fraksi PKB, anggota bagian Kesra dan Rizki anggota Dewan Komisi 3 dari partai Gerindra, Camat Kalipare Gatot Yudha Setiawan, Kepala KUA Kalipare Drs. H. Subaidi dan dan elemen Ansor beberapa tokoh Agama dan tokoh masyarakat.

Camat di konfirmasi menyampaikan guna mengantisipasi penyebaran Covid 19 acara FGD menyatakan di buka dan mulai kegiatanya, Dari diskusi tadi alhamdulilah angtosias warga sangat baik dan bisa mendapatkan ilmu terkait penanganan Covid 19. Perbagai keluhan masyarakat bisa menyampaikan segala keluhannya, Saat ini daerah kalipare dalam kondisi Zona hijau, tapi tetap masyarakat tetap jaga kesahatan dan jaga jarak.

Himbauan dari camat masarakat segala aktifitas tetap patuhi protokol kesehatan.

Fauzan selalu ketua Komisi A Kab Malang menyampaikan apa Fungsi anggota Dewan,?? Pertama yaitu Legislasi (pembuat UU/ aturan) ke 2- bagian regulasi Anggaran 3- Kontroling (Mengawasi) segala kegiatan pemerintah.

Dalam agenda tersebut Fauzan juga menegaskan masyarakat tetap selalu antisipasi dalam melakukan tugas apapun selalu pakek masker, cuci tangan dan juga jaga jarak dan selalu jaga kesehatan, walupun di Kabupaten malang dalam kondisi Zona kuning mudah-mudahan beranjak ke Zona Hijau.

“Terkait PPKM itu adalah pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Mikro itu laksanakan oleh pemerintah Desa Rt Rw di setiap daerah, karena Faksinasi belum maksimal 100% jadi masyarakat tetap wajib mematuhi protokol keseahatan,” Ujar Anggota Dewan yang termasuk mantan Wartawan itu.

Satu tempat H. Fauzi dari komisi D juga memaparkan bahwa dalam masa Pandemi ini berbagaiacam program yakni, ada PSBB, ada PPKM, ada juga Kampung Tangguh.

Yang dimaksud kampung tangguh ada beberapa hal yg perlu di penuhi yaitu mampu, SDM mampu . Dalam kampung tangguh memiliki serfer IT, Budaya membantu proses pencegahan firus Covid 19, Sikologis mental yang kuat dan lain sebagainya.

Pemenuhan secara mandiri oleh masyarakat itu, mulai dari penyediaan ruang isolasi, posko kesehatan, dapur umum, hingga lumbung pangan yang dapat dimanfaatkan secara bersama.

Sementara Anggota Dewan H. Kuncoro menyampaikan Peran tokoh masyarakat itu sangat penting. Dalam masa Pandemi ini.
Terkait program pemerintah dalam faksinasi sementara masih terbatas jadi masih pejabat pemerintan, tenaga medis, ASN, TNI, Polri dan untuk masyarakat masih belum.

“Himbauan saya masyarakat Kab Malang tetap mematuhi protokol kesehatan berbagai keluhan masyarakat memang masih menjadi polimik juga jadi apa bila ada kendala atau keluhan monggo di sampaikan pada Pemerintah Desa pada pak camat dan seluruh Petugas Covid 19 bila perlu berikan informasi pada kami agar teman-teman anggota Dewan bisa menindaklanjuti.

“Terkait bantuan di masa pandemi ini pada Pemerintah masih banyak aduan dari Masyarakat jadi perlu kita tampung dan kita tindak lanjuti agar masyarakat mendapatkan pelayanan maksimal,” Tutur anggota Dewan dari Partai PKB itu.

Dalam giat tersebut beberapa tokoh agama baik tokoh masyarakat melontarkan tanya jawab, berdiskusi di depan wakil rakyat guna menindaklanjuti segala keluhan di masa pandemi Covid 19, kegiatan berlangsung lancar yang berdurasi sekitar 2 jam dengan berdiskusi. (Utsman)


#berita Jawa timur #berita kontras regional situbondo #Berita Malang raya #berita viral #haripersnasional #kontrasindependent #Kontras Independent #kontras regional situbondo # kontras sumbar Berita hangat Berita hari ini Berita tangsel Berita terkini Kontras independent Kontras jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *