Mahasiswa Tolak UU Omnibus Law,Ketua DPRD Pasaman barat Sumatera juga setujui desak PP Penggati UU Cipta Kerja

Foto ketua DPRD Pasaman Barat Sumatera by tim koiN

KontraS Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publik.

Www.Kontrasindependent.com – 09-September-2020-Pasaman Barat Sumatera.Gelombang masa yang terdiri dari aliansi mahasiswa Pasaman Barat geruduk kantor DPRD Pasaman Barat (pasbar-red) Kamis, 08/10/2020.

Masa yang berjumlah kurang dari 1000 orang ini disambut oleh ketua DPRD Pasbar Ir. Pahrizal Hafni dihalaman kantor rakyat yang terletak di jalur 32 ibu kota kabupaten penghasil sawit ini.

Musarno Andi salah seorang penanggung jawab aksi menjelaskan bahwa kendati disambut ketua DPRD dan benerapa legislator lainnya, namun kami akan menunggu kehadiran minimal 2/3 anggota legislatif untuk ikut menanda tangani tuntutan ini tandasnya.

Pahrizal Hafni Ir. Yang saat itu juga didampingi anggota DPRD lainnya Subandrio, menyetujui menolak undang undang cipta kerja dan mendesak presiden mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang undang untuk mencabut undang undang cipta kerja ini terang Musarno.

Tuntutan ratusan peserta demonstrasi aliansi mahasiswa Pasaman barat ini juga turut diikuti oleh para pelajar setinggak SMA yang ada dibeberapa sekolah dipasaman barat imbuhnya pada wawancara awak media dihadapan pendemo siang itu.

“Saya melihat aksi tuntutan adik-adik dari mahasiswa, tidak ada kepentingan golongan akan tetapi kepenti&ngan masyarakat,” sebutnya.

Hidup sehat itu Indach & sehat itu adalah anugrah

“Selanjutnya mengenai penandatanganan penolakan, maka saya siap untuk memfasilitasi mahasiswa dengan DPRD lainya,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa Aliansi Pasbar, Musarno Andi mengatakan, kita masih berjuang bersama-sama untuk menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja yang disahkan oleh DPR-RI.

Ia menjelaskan, aksi kita dihadiri oleh Ketua DPRD Pasaman Barat, akan tetapi kita masih menunggu kehadiran anggota DPRD lainnya, menimal 2/3 anggota DPRD Pasaman Barat ikut untuk menanda tangani tuntutan kita ini, yang nantinya diajukan ke pemerintah pusat.

“Namun jika aksi dilakukan hari ini diluar harapan, maka dari Aliansi Pasaman Barat, siap mendatangkan massa yang lebih banyak lagi bergabung dengan masyarakat,” tegasnya (Thamrin.SH.)

MEDIA SARANA RESTORASI DAN MEDIA SARANA INFORMASI PUBLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *