Pembangunan dreinase di Desa Wringin Tumpang Ambrol,berdasarkan temuan team “KoiN”,Bangunan tersebut diduga tidak sesuai dengan Spesifikasi

Spread the love
Foto Dreinase yang Ambrol desa Wringen Kec.Tumpang Kab.Malang Jawa timur

KontraS Independent Media Sarana Restorasi dan informasi Publik.

Www.Kontrasindependent.com – 17 – April – 2020 -Malang,..Proyek pembanguan Drainase Anggaran Dana Desa di Dusun Nongko 9 Desa Wringin 9 kecamatan Tumpang kabupaten Malang kini Sudah Ambrol. Padahal bangunan ini belum berusia 1 thn dengan Anggaran Kurang lebih 36jt dengan panjang 50 meter kemungkinan besar diduga karna pembagunan tidak sesuai dengan Spesifikasi dan adanya kecurangan dalam pengerjaan juga pengurangan Volume.


Pembangunan juga memakai pasir merah
Terbukti Dari pantauan tim media Kontras independen (KOIN) saat turun kelapangan diukur ternyata kurang dari 50 meter. Dan juga ada pasir merah yang digunakan. Pekerja yang dilapangan saat diklarifikasi terkait kenapa pakai pasir merah oleh tim KOIN mengatakan kami apa yang ada disini ya saya kerjakan mas. Kami kan tidak punya hak untuk mengatur ngatur . “Ungkapnya”.

Foto by kontras Independent

Heri Kepala Desa Wringin 9 saat di klarifikasi oleh tim KOIN Menjelaskan bahwa proyek tersebut tidak tau apa-apa, “Saya tidak tau mas, Karena kan waktu itu saya belum jadi kades. Anggaran Itu kemungkinan tahap pertama atau yang kedua saya juga tidak faham. Itu masih PJ mas”,jelasnya pada awak Media KontraS Independent.

Foto Numbor/papan nama Bangunan Dreinase tahun Anggaran DD 2019


Heri juga menambahkan,”Drainase yang ambrol itu karena ada hujan lebat banjir lalu ada 2 truk bersimpangan disitulah terjadi ambrolnya, truknya juga mau terguling sempat miring , lalu sama warga di tolong ,Begitu mas,” imbuhnya.

Disinggung Siapa pejabat pembuat komitmen nya ya itu PK nya .Heri pun menjawab tidak tau. Saat ditanya terkait Anggaran untuk pembenahan proyek pembangunan tersebut .Heri menuturkan bahwa Anggaran tersebut dari warga yang peduli tidak ada paksaan. “tuturnya”.


Karena sampai turun berita PK nya masih belum tau dan juga berapa warga yang memberi sumbangsihnya kades belum bisa menjelaskannya. Bersambung…Ari/Selly.

Salam Hormat Pimpinan Redaksi Fathur Rochman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *