Aktifitas Pabrik pengolahan Sawit PT.AWL mentahkan analisis BLH Pasaman Barat

Foto Cerobong asap PT.AWL kelapa sawit yang masih beroperasi

AKTIFITAS PABRIK PENGOLAHAN SAWIT PT.AWL MENTAHKAN ANALISIS BLH PASAMAN BARAT.

KontraS Independen Media Sarana Restorasi dan informasi Publik.

Www.KontraSindependent.com – Pasaman Barat – 03-Desember2019 – Sumatra Barat – Dikeluarkannya surat keputusan hasil analisis tim Balai Lingkungan Hidup kabupaten pesanan barat provinsi sumatra Barat adalah bukti Balai ini masih terus melindungi aktifitas pencemaran udara oleh perusahaan pengolahan cpo milik boss besar asal Medan.

Kepala dinas lingkungan hidup kab.pesanan barat (pasbar- red) ANDRINALDI,AP,M,Si telah mengeluarkan surat hasil analis tentang tindak lanjut pengaduan masyarakat tertanggal 23 september 2019 dengan isi kajian analisis uji laboratorium bahwa asap yang dihasilkan oleh mesin industri Pt.Agtow Wira Ligatsa yang berada di pemukiman padat penduduk di simpang tigo alin kecamatan Gunung Tuleh secara keseluruhan masih berada dibawah baku mutu.

Sementara dari pantauan team KontraS Independen dan keterangan masyarakat setempat, bahwa aktifitas pencemaran udara dipemukiman padat penduduk ini sudah mengancam kesehatan penduduk setempat.

Surat yang ditujukan kepada muspika dan pelapor ini juga menerangkan bahwa sumber bau busuk udara bukan dari aktifitas pabrik milik Suardi pengusaha asal Medan ini, hal ini jelas mencederai perasaan masyarakat setempat, mengingat apa yg tertuang dalam surat hasil analisis balai lingkungan hidup dibawah nahkoda ANDRINALDI,AP,M,Si jelas jelas bertolak belakang dengan fakta fakta yang terjadi sebenarnya.

Hingga berita ini dilansir awak media, aktifitas pencemaran udara, air tanah dan sungai masih terus berlangsung, dan masyarakat setempat mengeluhkan bau busuk yang ditimbulkan oleh pabrikan penghasil CPO ini.

Sepanjang jalan disekitar pemungkiman penduduk terzona polusi mengatakan bahwa bau busuk itu akan sangat terasa apabila selesai hujan atau saat udara tidak kencang, dan bau busuk itu akan sangat menyengat terutama saat malam hari.(Mus/Batubara).

Salam Hormat Pimpinan Redaksi
Fathur Rochman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *