Serma Adie Riyanto bersama warga giat Sosial basmi sarang nyamuk untuk mengurangi Penyakit DBD

Foto Serma Adie Riyanto bersama Warga

KontraS IndepeNdeNt Media Sarana Restorasi dan informasi Publik

Www.KontraSindependent.com-05-11-2019-Barabai Kalsel. Seperti kita ketahui bersama bahwa wabah DBD (Demam Berdarah Dengue) disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. DBD banyak dijumpai terutama di daerah tropis. Beberapa faktor yang mempengaruhi munculnya DBD antara lain, rendahnya status kekebalan kelompok masyarakat dan kepadatan populasi nyamuk penular karena banyaknya tempat perindukan nyamuk yang biasanya terjadi pada musim penghujan dan lingkungan yang tidak bersih.

Dalam rangka mewaspadai dan mengantisipasi serangan penyakit DBD, Serma Adie Riyanto Babinsa Koramil 1002-05/Pandawan bekerjasama dengan Puskesmas Buluan serta warga masyarakat Buluan kecamatan Pandawan melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN),pada Rabu (06/11/19).

Foto giat Sosial Serma Adie Riyanto

Menurut Adie Riyanto, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dilakukan dengan cara 3M Plus. Mulai dari menguras, yaitu membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi dan ember air, tempat penampungan air minum. Menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air. Terakhir, memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD,”tuturnya.

Adapun yang dimaksud dengan Plus adalah, segala bentuk kegiatan pencegahan. Seperti menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah, dan yang paling kita harus berprilaku hidup bersih dan sehat dimulai dari lingkungan sendiri hingga lingkungan bermasyarakat,”tegas Adie Riyanto.(pendim1002),(Andre KontraS IndepeNdeNt)

By KontraS independent

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *