Asap pabrik Pt.Berkat Sawit Sejahtera beresiko ancam keselematan warga setempat

ASAP PABRIK PT.BSS ANCAM KESELAMATAN WARGA SEKITAR PESANTREN ALIN TAGAK.

Www.KontraSindependent.com-Media Sarana Informasi Publick-sumatra Barat-14-Spt-2019-Ratusan kepala keluarga disekitar perusahaan pengolahan sawit PT. Berkat Sawit Sejahtera (Anugrah Group) dalam ancaman bahaya kesehatan, terutama siswa yang belajar di pesantren Alin Tagak Simpang Tigo Alin Pasaman Barat- Sumatera barat.

Tidak dapat dipungkiri bahwa bahaya asap industri pabrik pengolahan sawit CPO dan asap pembakaran limbah padat dapat merusak janin atau kandungan. 200 dari 100.000.000 kasus gangguan kandungan adalah kasus yang harus segera diatasi dan polusi limbah gas uap atau asap pabrik pengolahan sawit adalah salah satu penyebabnya. (Data dinas kesehatan)

Foto pesantren alin tagak simpang tigo pasman

Elpa Waldi adalah salah seorang praktisi pendidikan di pesantrean Ain Tagak menerangkan kepada awak media, bahwa setiap pukul 07.00 s/d 10.00 wib asap dari pembakaran limbah ini akan menyelimuti bangunan dan badan jalan umum paraman ampalu ini.

Aroma busuk saban hari seperti menu wajib siswa dan masyarakat disuguhkan oleh perusahaan yang berkantor di Pakan Baru ini. Sementara beberapa siswa saat diwawancara awak media mengatakan bahwa bau busuk limbah pabrik BSS ini sangat mengganggu kenyamanan belajar dan berbahaya bagi siswa yang ada, sebab menurut mereka tidak jarang siswa ini tiba tiba mual dan muntah saat bau busuk limbah ini memenuhi ruangan hampa.

Disaat malam hari dan sehabis hujan bau busuk ini sangat menyengat dikarenakan udara tidak bergerak, sementara bau busuk limbah ini lama hilangnya dan dapat muncul kapan saja disaat pabrik beraktifitas.

Menelisik pengolahan limbah pabrikan CPO PT.BSS ini sudah sedemikian fulgar, YMN adalah salah seorang warga yang memiliki tanah dilokasi itu mengatakan bahwa pipa buang limbah cair milik PT.BSS melewati tanah miliknya, dan sampai saat ini managamen perusahaan belum pernah melakukan konfirmasi atau minta izin kepadanya, padahal aktifitas produksi pabrik ini sudah lama berlangsung.

Subiantoro selaku pihak Managament Anugerah Group saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp nya menyampaikan bahwa ia akan minta keterangan dulu dari managamen bawahannya yang ada di cabang Berkat Sawit Sejahtera Simpang Tigo Alin.

Pantauan awak media dari dekat lokasi pabrik BSS tepatnya dari jalan raya, bahwa dengan leluasanya managamen melalui cerobong asap membuang limbah Gas/ asap nya ke Udara. Drs.Afrinal Batubara selaku pengurus yayasan Pondok pesantren Haji Abdullah Alin Tagak mengatakan sekampung ini merasakan bau busuk dari limbah BSS ini, dan dahulunya sudah pernah menyampaikan keluhan ini kepada humas perusahaan namun tidak ada tanggapan sampai saat ini. (Tim-sumbar).

By:KontraS Independent.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *