Pungli Retribusi di perbatasan Sumatra barat yang memakai atribut seragam TNI dan Polri meresahkan warga dan Pengendara Umum

PUNGLI BERATRIBUT TNI-POLRI KRONIS DI PERBATASAN SUMBAR-SUMUT.

Www.KontraSindependent.com-Media sarana Restorasi dan Informasi Publick’Sumatrabarat-11Spt-2019-Kronis dan menahun pungli preman beratribut TNI dan Polri berlangsung di jalan lintas perbatasan provinsi sumatera utara- sumatera barat, tepatnya di Desa Tandikek dekat dari pabrik pengolahan CPO milik PT. SAGO NAULI. (Pasaman barat menuju Madina).

Hal ini divideokan oleh tim investigasi aktifis KontraS pada tanggal 07/09/19/(17.13.18 wib) terlihat aktifitas “Siregar” seorang preman beratribut Polri sedang meminta uang dari setiap mobil angkutan yang melalui depan pos berlogo KODAM 1 BUKIT BARISAN.

Preman beratribut Polri ini biasa memalak setiap armada angkutan barang minimal Rp. 20.000 setiap kali melewati pos ini, sedangkan roda 2 dikenakan Rp. 10.000,- setiap kali lewat, hal ini disampaikan oleh salah seorang supir pengangkut material pembangunan jalan di Natal.

Sementara masyarakat yang ada di Ranah batahan sudah gerah dengan keberadaan preman preman yang selalu memalak pengguna jalan umum dengan menggunakan atribut TNI-Polri ini.

Foto saat tim kontraS I.D investigasi

Tanggal 11/09/19 (14.30.00wib) tim kembali melakukan infestigasi kepos preman ini, dan dapat diketahui bahwa SIREGAR adalah preman yang diperintahkan PAIJO (oknum anggota POLRI) yang bertugas dipolsek setempat (Sumut)

Siregar saat ditanya KontraS menyebut bahwa yang berseragam loreng TNI adalah bermarga PANE seorang preman kampung setempat. Hingga berita ini diturunkan aktifitas pungli preman bertaribut TNI- POLRI ini masih terus berlanjut. (Tim KontraS Independent Sumbar).

Foto lambang/Logo Media KontraS I.D

By:KontraS Independent Media Sarana Restorasi dan Informasi Publick.

2 thoughts on “Pungli Retribusi di perbatasan Sumatra barat yang memakai atribut seragam TNI dan Polri meresahkan warga dan Pengendara Umum

  1. Sangat miris dan memalukan..bagi institusi terkait.. tidak semestinya membiarkan hal ini terjadi, apalagi pemalakan ini dilakukan oleh preman yang membawa atribut institusi penegak hukum negara, hal ini sangat memburukan citra institusi TNI Polri dipandangan masyarakat awam .. institusi ini adalah pengayom, pelindung bagi masyarakat bukan sebaliknya menindas dan memperkosa hak-hak masyarakat, .. kepada institusi terkait mohon tindak tegas pada pelaku yang sengaja memberi aib kepada institusi negara ini, hingga mereka tahu institusi negara didirikan bukan dengan cara mengemis dan bukan pula untuk menindas dan menjajah masyarakat nya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *