BHL kunjungi pabrik CPO terkait laporan Limbah Pt.AWL yang beresiko pada kesehatan Warga

Www.KontraSindependent.com-Media Sarana Restorasi dan Informasi Publick-07-Spt-2019-Sumatra Barat-Staf Balai Lingkungan Hidup kabupaten Pasaman barat Natran beserta staf dijajaran terkait kunjungi pabrik pengolahan CPO PT.AWL di Simpang tigo alin Pasaman barat sumatera barat.

Terkait laporan via pemberitaan media ini sepekan yang lalu, menyangkut limbah dan polusi dihasilkan pabrik CPO PT. AWL dinas BLH langsung melakukan inspeksi kelokasi pabrik pengolahan sawit milik SUARDI ini.

Sebelum melakukan ispeksi tim DLH yang dipimpin NATRAN melakukan konfirmasi ulang ke pelapor sekaligus aktifis sosial dikantor camat Gunung Tuleh, dari pemaparan Bang Batu” selaku pelapor bahwa operasional PT.AWL ini sudah skala siaga 3 mengingat bebasnya managamen melanggar estetika pabrikan dan masyarakat, shingga menimbulkan efek buruk bagi kesehatan janin, pernafasan dan air tanah.

Bang Batu dalam penyampaiannya dikonfirmasi staf DLH ini juga meminta ketegasan dinas terkait untuk menutup perusahaan perusahaan nakal yang ada termasuk PT.AWL.

disinggung mengenai keterangan pihak DLH bahwa segala macam perizinan operasiona PT.AWL sudah disiapkan oleh managamen bang Batu menanggapi bahwa mengenyampingkan segala bentuk izin yang sudah dimiliki oleh PT. AWL, sebap menurut Bang Batu apa yang terjadi atas fakta buruk ditengah tengah masyarakat akibat limbah PT. AWL menyimpan skenario janggal , dan bertanya ” Ada Apa dengan pisang Goreng” kok semua ijin dan rekomendasi ada namun faktanya operasional perusahaan seluruh yang menyangkut limbah bermasalah dan meresahkan tutur aktifis berdarah Batak ini.

Sementara dalam konfirmasi DLH terhadap pelapor juga dihadiri oleh Wali Nagari Muara Kiawai Alam Sudin Pj. Wali Nagari Simpang Tigo Alin BULKHAINI, wali nagari induk Ferdinan Ujang, staf Kecamatan Simpang Tigo Alin dan staf DLH Kabid P4LHPK Natran Handri,S.Hut, Kasi PSPHL Ratna Dia Komala Nitri,SPd. Marta Yani,ST. Staf P4LHPK, Muhammad Amin.

Sementara Polres Pasaman barat melalui Kasat Reskrim AKP AFRIDES ROEMA SH, menyampaikan kepada awak media bahwa pihak kepolisian resort Pasaman barat akan menurunkan tim inspeksi pekan depan.

Pantauan awak media beberapa hari terakhir pihak perusahaan sudah mengurai gunungan janjang kosong limbah nya kelahan lahan masyarakat dipinggir jalan, dan hal ini semakin mendapat sorotan masyarakat terutama aktifis masyarakat Bang Batu, sebab hal ini justru menambah masalah baru.

Beberapa titik tumpukan janjang kosong limbah PT.AWL di urai tidak jauh dari pinggir jalan, dan ini menyebabkan bau busuk bagi penciuman pengguna jalan lintas provinsi ini , ditambah lagi wabah kolera, disentri, ISPA yang mengancam masyarakat dikarenakan juga banyaknya lalat yang berkembang biak dari limbah perusahaan ini. (M.B)

By:KontraS Independent Media Sarana Restorasi & Informasi Publick.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *